June 13, 2021

Databazaarmedia.com

Blog Media Info Terkini

Jenis Penyakit yang Dapat Terjadi Pada Bagian Lambung

Lambung merupakan salah satu organ dalam yang mempunyai fungsi penting untuk kesehatan tubuh. Dimana fungsi lambung sendiri dapat memecah makanan atau minuman dan juga menyimpannya sesuai kebutuhan.

Apabila lambung mempunyai fungsi yang terjadi dan dapat bekerja optimal, maka tentunya tidak akan menjadi masalah pada pencernaan dan kesehatan. Akan tetapi apabila fungsi lambung terganggu, hal tersebut akan membuat masalah kesehatan yang menimbulkan gejala seperti mual, muntah, nyeri di ulu hati, dan juga lainnya. Adapun berbagai penyakit yang dapat menyerang lambung yang perlu diwaspadai adalah:

  • Gastritis

Jenis penyakit pertama yang dapat menyerang lambung adalah gastritis. Penyakit ini bisa membuat luka di bagian lambung karena terkikis asam lambung. Gastritis bisa menyebabkan beberapa gejala yang dialami yaitu nyeri lambung, pendarahan, hingga tukak lambung.

Akan tetapi karena biasanya tidak menimbulkan gejala apabila belum parah, ada juga beberapa hal yang akan dirasakan ketika mengalami gangguan gastritis. Seperti akan mengalami rasa mual hingga muntah, sakit perut, mudah kenyang, dan juga perut yang merasa tidak nyaman seperti begah. Kondisi ini disebabkan karena pola hidup tidak sehat seperti mengkonsumsi alkohol, stress, dan juga mengonsumsi obat ibuprofen dan aspirin dalam jangka panjang.

  • GERD

Penyakit selanjutnya yang dapat dirasakan adalah Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD. Jenis ini akan membuat is lambung menjadi naik hingga ke kerongkongan. Sehingga akan membuat iritasi yang terjadi pada bagian dinding esofagus dan nyeri ulu hati. Gejala yang bisa dialami ketika mengalami GERD adalah mudah bersendawa dan cegukan, batuk kering, mulut terasa pahit, tenggorokan tersumbat dan nyeri, dan membuat lebih susah menelan makanan.

GERD juga bisa menimbulkan heartburn yang membuat rasa terbakar pada bagian dada. Dimana penyebab dari kondisi ini adalah karena tidur setelah makan, obesitas, merokok dan mengkonsumsi alkohol, serta mengkonsumsi makanan dan minuman yang mudah memicu asam lambung naik seperti makanan pedas.

  • Tukak lambung

Tukak lambung merupakan luka yang bisa terjadi pada dinding lambung yang disebabkan oleh lapisan lambung yang terkikis. Penyebab dari tukak lambung adalah mengalami infeksi bakteri helicobacter pylori dan mengkonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid dalam jangka panjang.

Tukak lambung akan mengalami beberapa gejala yang dirasakan yaitu penurunan berat badan, cepat kenyang, mual dan muntah, perut kembung, nyeri di bagian ulu hati, hingga BAB yang mengeluarkan darah.

  • Dispepsia dan gastroparesis

Gejala yang muncul apabila mengalami dispepsia adalah mengalami nyeri di bagian ulu hati, kembung, perut panas, dan juga mual. Dimana ketika mengalami dispepsia sebaiknya segera periksa ke dokter karena berkaitan dengan tukak lambung dan kanker lambung.

Terutama bagi yang mengalami gejala berat seperti muntah darah, perut membengkak, dan berat badan turun drastis. Selanjutnya ada gastroparesis yang membuat lambung lebih lambat ketika mencerna makanan. Penyakit ini membuat fungsi pencernaan yang terganggu sehingga lambung tidak bekerja secara optimal. 

  • Kanker lambung

Penyakit terakhir yang bisa terjadi pada lambung adalah kanker lambung. Jenis ini bisa tumbuh dari tumor yang memerlukan waktu bertahun-tahun untuk menjadi kanker lambung.

Jenis ini sendiri disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi bakteri H pylori, obesitas, merokok, dan lebih mudah menyerang pada usia 55 tahun ke atas. Penyakit ini bisa menyebabkan nyeri lambung dan gejala lainnya yang akan lebih baik untuk segera di periksakan ke dokter agar bisa ditangani semenjak dini.

 

Referensi:

 

Web MD. Diakses pada 2020. Understanding the Basics of GERD.

Promag.id. Diakses pada 2021. Mengenal Penyakit Gerd.

Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Gastroesophageal reflux disease (GERD).

Web MD. Diakses pada 2020. Complications of Heartburn and GERD.