November 27, 2022

Databazaarmedia.com

Blog Media Info Terkini

6 Tips Membangun Paviliun yang Kokoh dan Estetis

Paviliun adalah bangunan kecil yang terpisah dari rumah induk, dan biasanya berada di sebelah atau belakang rumah. Jika Anda ingin membuat paviliun berbahan bata ringan maka selain berusaha agar konstruksinya kuat, juga ingin agar tampilannya cantik. Paviliun yang estetis akan nampak sedap dipandang dan bisa jadi tempat menginap yang menyenangkan bagi para tamu saat mereka berkunjung.

Cara Membuat Paviliun yang Kuat dan Elok

Berikut ini beberapa kiat agar paviliun Anda tampak cantik sekaligus tahan lama:

1. Pastikan Memakai Jasa Arsitek

Saat akan pertama membangun sebuah paviliun maka jangan hanya melihat referensi di buku dan majalan. Namun langsung saja pergi ke kantor arsitek untuk meminta bantuannya, dan nanti sketsa akan dibuat berdasarkan permintaan Anda. Arsitek adalah ahli bangunan jadi jangan memasrahkan ke para tukang dan mandornya karena mereka hanyalah pelaksana.

Arsitek akan bekerja secara profesional dan membantu juga untuk mengira-ngira berapa biaya bahan untuk konstruksi bangunan seperti kebutuhan pasir, bata, dan material lain. Anda bisa menyamakan dengan budget lalu jika ternyata kurang, bisa meminimalisir ukuran paviliun dan dibantu lagi oleh sang arsitek.

2. Pilih Material Berkualitas Nomor Satu

Walau paviliun bukanlah bangunan utama rumah tetapi pengerjaannya tidak boleh asal-asalan. Pastikan Anda membeli bata ringan, pasir, semen, dan material lain yang berkualitas baik. Jangan pelit dan membeli yang murah tetapi ternyata mudah rusak, karena akan sangat merugikan di kemudian hari.

3. Mau Paviliun Bernuansa Apa?

Sebelum bangunan didirikan, seharusnya Anda memilih nuansa paviliun, agar nanti betah ditempati. Inilah gunanya arsitek yakni bisa diajak diskusi dalam menentukan gaya paviliun. Apa mau dibikin simple and chic, atau bohemian? Pastikan gayanya sesuai dengan selera keluarga atau disamakan dengan nuansa yang ada di rumah utama.

4. Sesuaikan dengan Luas Tanah

Berapa luas tanah yang akan didirikan paviliun? Jangan membuat bangunan yang terlalu besar sehingga ‘memakan’ tanah dan jadinya paviliun terlalu dekat dengan rumah. Justru bangunan ini harus dibuat sedikit berjarak dari rumah utama, jadi pastikan ukuran paviliun disesuaikan dengan tanahnya.

5. Pastikan Paviliun Punya Sirkulasi Udara yang Lega

Salah satu syarat memiliki paviliun yang nyaman adalah sirkulasi udara harus lega, tujuannya agar Anda atau para tamu yang menginap di sana jadi nyaman dan betah. Pastikan ada ventilasi yang cukup dan arus udara yang lancar, baik dari depan maupun belakang paviliun. Ukuran jendelanya juga jangan terlalu kecil karena akan terlihat ganjil, dan tidak baik untuk sirkulasi udara.

6. Perhatikan Pencahayaannya

Setelah sirkulasi udara dibetulkan maka sekarang lihat pencahayaan paviliun. Apakah cukup dengan lampu neon atau lampu lainnya? Perhatikan juga pencahayaan alami dari sinar matahari. Oleh karena itu jasa arsitek sangat penting karena ia yang paham cara menata bangunan paviliun tersebut, agar pencahayaan alaminya mencukupi.

Setelah belanja bata ringan  dan material lain maka Anda tidak bisa langsung membangun sebuah pavilun. Namun pastikan sudah konsultasi dengan arsitek, kalau perlu ditambah dengan desainer interior. Paviliun harus mencukupi cahaya dan sirkulasi udaranya.

Untuk membuat sebuah paviliun yang kokoh dan bertahan sampai puluhan tahun, maka gunakan bata ringan dari SCG yang ringan tapi membuat bangunan tetap kuat. Paviliun akan tetap berjaya meski diterpa hujan angin. Dapatkan informasi mengenai bata ringan dan produk lain dari SCG di situs https://scgbm.id .